DEBIAN 11 WEB SERVER
A. Learning objectives:
B. Preparation of Tools and Materials:
-VMware Workstation/VMware Player
-ISO Debian 11 (can be downloaded from https://www.debian.org/distrib/)
Minimum Specifications:
RAM: 2 GB (recommended 4 GB)
Storage: 20 GB
Processor: Dual-core
Installation process:
Sebelum masuk kedalam konfigurasi Web Server, penting sekali untuk memastikan server DNS sudah disiapkan dan berfungsi dengan benar.
Selanjutnya adalah menginstall Apache2. Untuk menginstall Apache2, gunakan perintah apt install apache2 -y lalu tunggu hingga instalasi nya selesai. Setelah instalasi selesai, Apache2 akan siap untuk menyajikan konten dari direktori root web default server.
Langkah selanjutnya, setelah Apache2 telah berhasil diinstal, maka kita bisa mulai mengkonfigurasi server web untuk situs web atau domain tertentu. konfigurasi host virtual ini disimpan di direktori /etc/apache2/sites-available. Dan untuk masuk kedalam direktori tersebut maka ketik perintah cd /etc/apache2/sites-available, lalu untuk melihat file konfigurasi yang tersedia, ketik perintah ls. Lalu ketik perintah cp 000-default.conf yang berfungsi sebagai template untuk situs web dasar.
Langkah berikutnya adalah menyusuaikan untuk domain kita. Lalu masuk kedalam fole menggunakan perintah nano satria.conf . didalam file tersebut, cari baris #ServerName, yang diberi komentar secara default. Cara mengaktifkan nya cukup hapus tanda (#) di awal baris. Kemudian ganti domain placeholder dafault www.example.com menjadi domain kita yang sebenarnya.
Selanjutnya, jika sudah menyesuaikan berkas index.html dan konten web, langkah berikutnya adalah mengaktifkan konfigurasi host virtual hingga apache menyajikan suatu situs web yang cocok untuk domain kita.
Langkah berikutnya adalah mengaktifkan konfigurasi host virtual yang baru saja kita buat, dengan ketik perintah /usr/sbin/a2ensite satria.conf. perintah ini akan mengaktifkan berkas atau file satrian.conf yang memungkinkan apache untuk menjalani domain custom kita.
Setelah menyelesaikan semua konfigurasi untuk web server dan apache2, kita akan memulai ulang layanan supaya memastikan bahwa apache memuat ulang berkas konfigurasinya dan menyajikan situs web menggunakan pengaturan yang diperbarui. Lalu ketik perintah systemctl restart apache2, dan jika sudah lanjut ketik perinah systemctl status apache2.
Sebelum mulai konfigurasi server web nginx, sangat penting untuk menghentikan layanan apache2 jika sudah berjalan, dengan ketik perintah systemctl stoop apache2.
Setelah layanan apache2 dihentikan untuk menghindari masalah pada port, langkah berikutnya adalah menginstall server web nginx. dengan ketik perintah apt install nginx.
Setelah menginstall nginx, mungkin kita melihat bahwa direktori /var/www/html berisi dua file, yaitu index.html dan index.nginx.debian.html. cara memeriksanya adalah masuk kedalamdirektori menggunakan perintah cd /var/www/html lalu daftarkan file-file tersebut dengan ls.
Selanjutnya,untuk menyesuaikan halaman web default yang ditampilkan oleh Nginx, kita bisa mengedit file index,nginx-debian yang terletak pada direktori /var/www/html, file ini memiliki isi pesan selamat datang di Nginx yang muncul saat kita mencoba mengakses server melalui peramban web.