LINUX UBUNTU CPANEL EHCP
A. Learning objectives:
EHCP (Easy Hosting Control Panel) adalah salah satu control panel berbasis web yang bersifat open source, digunakan untuk mengelola web hosting di server berbasis Linux, terutama Ubuntu dan Debian. EHCP memungkinkan pengguna mengelola domain, email, FTP, database, dan layanan hosting lainnya secara lebih mudah melalui antarmuka berbasis web.
B. Preparation of Tools and Materials:
Hardware:
LAPTOP
Software:
-VMware Workstation/VMware Player
-ISO LINUX UBUNTU 20.04.6 ( you can download it https://ubuntu.com/download/server)
Minimum Specifications:
RAM: 2 GB (recommended 4 GB)
Storage: 20 GB
Processor: Dual-core
Installation process:
1. Jalankan
apt update untuk memastikan sistem memiliki daftar paket terbaru dari repositori sebelum melakukan instalasi atau pembaruan apa pun.2. Instalasi EHCP akan menggunakan direktori
/home sebagai path utama. Oleh karena itu, langkah awal yang harus dilakukan adalah berpindah ke direktori tersebut. Setelah berada di dalam /home, langsung unduh paket instalasi EHCP menggunakan perintah wget seperti berikut:wget -O ehcp.tgz www.ehcp.net/ehcp_2004.tgz.
3. Setelah file instalasi EHCP berhasil diunduh, segera lanjutkan dengan mengekstrak file tersebut menggunakan perintah
tar -zxvf ehcp.tgz untuk mempersiapkan proses instalasi. 4. Setelah proses ekstraksi file selesai dilakukan dan semua isi file berhasil dikeluarkan, langkah selanjutnya yang harus segera dilakukan adalah berpindah ke dalam direktori hasil ekstraksi, yaitu folder EHCP. Di dalam folder tersebut, Anda perlu memulai proses instalasi sistem EHCP dengan menjalankan skrip instalasi utama menggunakan perintah
./install.sh. Perintah ini akan mengeksekusi proses instalasi secara otomatis dan mempersiapkan seluruh komponen yang dibutuhkan oleh EHCP.5. Pada tahap selanjutnya, sistem akan meminta kita untuk menekan tombol Enter guna melanjutkan proses instalasi. Segera tekan Enter untuk melanjutkan ke langkah berikutnya tanpa menunda
6. ada tahap berikutnya, sistem akan kembali meminta konfirmasi dengan menekan tombol Enter. Segera tekan Enter untuk mengonfirmasi, lalu proses instalasi EHCP akan langsung dimulai secara otomatis.
7. Pada bagian ini, pengguna akan diminta untuk mengisikan informasi berupa nama lengkap serta alamat email Gmail. Silakan isi data tersebut sesuai dengan identitas dan preferensi masing-masing, karena informasi ini akan digunakan untuk kebutuhan konfigurasi dan administrasi EHCP selama proses instalasi.
8. Setelah langkah sebelumnya selesai, proses instalasi akan berlanjut ke tahap berikutnya, di mana sistem akan meminta Anda untuk menentukan dan memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk mengakses panel login administrator EHCP. Pada bagian ini, Anda perlu membuat dan menetapkan kata sandi sesuai dengan preferensi pribadi, pastikan kata sandi tersebut kuat dan mudah diingat karena akan digunakan untuk mengelola seluruh sistem EHCP
9. Setelah Anda selesai memilih bahasa yang diinginkan untuk proses instalasi, maka pada tahap berikutnya sistem akan menampilkan opsi untuk melakukan konfigurasi database yang akan digunakan oleh aplikasi webmail Roundcube. Proses konfigurasi ini dilakukan melalui alat bantu bernama
dbconfig-common, yang secara otomatis membantu mengatur basis data yang dibutuhkan. Pada bagian ini, sangat disarankan untuk memilih opsi 'Yes' agar proses konfigurasi database dapat dilanjutkan secara otomatis tanpa perlu pengaturan manual.10. Pada tahap selanjutnya dalam proses instalasi, Anda akan diminta untuk memasukkan kata sandi yang ingin Anda gunakan untuk database yang akan digunakan oleh aplikasi Roundcube. Silakan tentukan dan masukkan kata sandi sesuai keinginan Anda. Pastikan kata sandi tersebut cukup kuat dan aman, karena akan digunakan untuk mengamankan akses ke database Roundcube yang menyimpan data penting terkait layanan email.
11. Setelah Anda selesai memasukkan kata sandi untuk database Roundcube pada tahap sebelumnya, sistem akan meminta Anda untuk melakukan konfirmasi dengan cara mengetik ulang kata sandi yang sama. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan pengetikan dan bahwa kata sandi yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan yang dimaksudkan. Oleh karena itu, masukkan kembali kata sandi yang telah Anda buat sebelumnya dengan tepat.
12. "Setelah proses konfigurasi database untuk aplikasi webmail Roundcube berhasil diselesaikan, sistem instalasi akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu menawarkan opsi untuk melakukan konfigurasi database yang diperlukan oleh phpMyAdmin. PhpMyAdmin merupakan antarmuka berbasis web yang digunakan untuk mengelola database MySQL atau MariaDB secara lebih mudah. Pada tahap ini, Anda akan diberikan pilihan untuk mengizinkan sistem melakukan konfigurasi secara otomatis menggunakan
dbconfig-common. Untuk melanjutkan proses instalasi dengan lancar dan memastikan phpMyAdmin dapat berfungsi sebagaimana mestinya, pilih opsi 'Yes'.13. Sama seperti tahapan sebelumnya saat mengatur database untuk Roundcube, pada bagian selanjutnya sistem akan meminta Anda untuk memasukkan kata sandi yang diinginkan untuk digunakan sebagai kredensial akses ke database milik phpMyAdmin. Silakan tentukan dan ketikkan kata sandi sesuai dengan preferensi Anda. Disarankan untuk menggunakan kombinasi karakter yang kuat dan aman, karena kata sandi ini akan digunakan untuk mengamankan koneksi ke database yang dikelola melalui phpMyAdmin.
14. Setelah Anda selesai menentukan dan memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk database phpMyAdmin, sistem akan meminta Anda untuk melakukan konfirmasi terhadap kata sandi tersebut. Konfirmasi ini dilakukan dengan cara memasukkan kembali kata sandi yang sama seperti yang telah dimasukkan sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak terjadi kesalahan pengetikan serta untuk menjamin bahwa kata sandi yang Anda masukkan benar-benar sesuai dan dapat dikenali oleh sistem saat proses instalasi dilanjutkan.
15. Pada tahap berikutnya dalam proses instalasi, sistem akan menampilkan pertanyaan yang berkaitan dengan pemilihan jenis web server yang akan digunakan untuk menjalankan phpMyAdmin secara otomatis. Ini merupakan bagian penting dari konfigurasi karena phpMyAdmin memerlukan layanan web server untuk dapat diakses melalui antarmuka web. Dalam hal ini, Anda diminta untuk memilih salah satu web server yang tersedia, dan disarankan untuk memilih opsi 'Apache2', karena Apache2 merupakan web server yang umum digunakan dan kompatibel dengan konfigurasi standar phpMyAdmin.
16. Setelah seluruh proses instalasi selesai dan konfigurasi sistem berhasil dilakukan, Anda akan diarahkan secara otomatis ke halaman antarmuka login atau dashboard utama dari EHCP. Pada tahap ini, Anda diminta untuk memasukkan informasi login berupa nama pengguna (username) dan kata sandi (password) yang sebelumnya telah Anda buat dan tetapkan selama proses instalasi berlangsung. Pastikan Anda mengisikan kedua informasi tersebut dengan benar agar dapat mengakses panel administrasi dan mulai menggunakan semua fitur yang tersedia dalam sistem EHCP.
17. Tahap selanjutnya yang akan dilakukan setelah berhasil masuk ke dalam panel administrasi EHCP adalah melakukan uji coba atau percobaan untuk menambahkan sebuah domain baru ke dalam sistem. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa fungsi manajemen domain pada EHCP berjalan dengan baik. Untuk memulainya, silakan arahkan kursor ke menu yang tersedia dan klik pada opsi yang bertuliskan 'Add Domain (All in One)'. Opsi ini memungkinkan Anda untuk menambahkan domain beserta seluruh konfigurasi dasar yang dibutuhkan secara otomatis dalam satu langkah praktis.
18. Pada tahap ini, Anda akan diminta untuk menyesuaikan atau menetapkan nama DNS sesuai dengan nama domain yang ingin Anda gunakan pada sistem. Karena proses ini menggunakan metode konfigurasi All-in-One, sistem secara otomatis akan meminta Anda untuk mengisi beberapa informasi tambahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan konfigurasi domain secara menyeluruh. Informasi tersebut meliputi nama pengguna (username) yang akan digunakan untuk mengelola domain, akun FTP yang memungkinkan Anda untuk mengunggah dan mengelola file website, serta nama database yang akan digunakan untuk menyimpan data terkait domain tersebut. Setelah semua data yang diperlukan telah diisi dengan lengkap dan benar, silakan lanjutkan proses ini dengan mengklik tombol atau opsi 'Submit' untuk menyimpan konfigurasi.
19. Apabila pada akhir proses penambahan domain muncul pesan bertuliskan 'Operation completed successfully!', maka hal tersebut merupakan indikator bahwa proses penambahan domain yang dilakukan melalui panel Easy Hosting Control Panel (EHCP) telah berhasil diselesaikan tanpa kendala. Pesan ini menandakan bahwa seluruh konfigurasi dan pengaturan yang terkait dengan domain baru telah diterapkan dengan benar oleh sistem, dan domain kini siap digunakan atau dikelola lebih lanjut melalui panel administrasi.
20. Pada bagian pengaturan yang bernama MaxPanelUser, Anda perlu melakukan penyesuaian dengan cara mengubah nilai default menjadi angka '1'. Perubahan nilai ini bertujuan untuk mengaktifkan fitur pengguna panel, sehingga memungkinkan sistem mengenali dan mengizinkan pembuatan akun pengguna baru. Setelah itu, silakan masukkan nama pengguna yang diinginkan sesuai dengan preferensi Anda sebagai identitas panel tersebut. Jika seluruh data telah diisi dengan benar, lanjutkan dengan mengklik tombol Submit untuk menyimpan seluruh perubahan konfigurasi yang telah dilakukan.
21. Apabila proses penambahan domain pertama telah berhasil dilakukan tanpa kendala, maka langkah berikutnya yang dapat Anda lakukan adalah melanjutkan dengan menambahkan domain tambahan sebagai bagian dari pengujian atau konfigurasi lebih lanjut. Untuk melakukan hal ini, silakan masuk kembali ke menu manajemen domain yang tersedia di dalam panel EHCP, lalu klik pada opsi bertuliskan 'Add Addon Domain'. Opsi ini digunakan untuk menambahkan domain kedua (atau lebih) yang akan berjalan berdampingan dengan domain utama pada satu akun hosting, dengan konfigurasi yang terpisah namun tetap dalam satu lingkungan server yang sama.
22. ada tahapan ini, sistem akan meminta Anda untuk membuat sebuah akun FTP yang terdiri dari username (nama pengguna) dan password (kata sandi). Akun ini nantinya akan digunakan untuk mengakses file website melalui protokol FTP (File Transfer Protocol). Silakan tentukan dan masukkan username serta password sesuai dengan preferensi pribadi Anda. Pastikan kombinasi nama pengguna dan kata sandi tersebut mudah diingat namun tetap memiliki tingkat keamanan yang baik, karena akun ini akan digunakan untuk mengelola dan memindahkan file-file yang ada di server.
23. "Pada tahap berikutnya dalam proses penambahan domain melalui panel EHCP, Anda akan diminta untuk mengisi kolom yang tersedia dengan nama domain yang ingin Anda daftarkan atau tambahkan ke dalam sistem. Pastikan Anda mengetikkan nama domain tersebut dengan benar sesuai format yang berlaku, seperti misalnya gimasa.net. Setelah memastikan bahwa informasi yang dimasukkan sudah benar, lanjutkan dengan menekan tombol Submit untuk mengirimkan data tersebut ke sistem. Dengan melakukan langkah ini, sistem akan memproses permintaan Anda dan menambahkan domain baru ke dalam daftar konfigurasi yang aktif.
24. Apabila setelah proses penambahan domain selesai Anda melihat pesan bertuliskan 'Operation Completed Successfully!' yang ditampilkan pada layar, maka hal tersebut merupakan indikator atau tanda bahwa proses penambahan domain kedua ke dalam sistem telah berhasil dilakukan tanpa adanya kendala atau kesalahan. Artinya, domain yang baru saja Anda tambahkan sudah terdaftar dan siap digunakan sesuai dengan konfigurasi yang telah diterapkan.
25. Untuk memastikan bahwa proses penambahan domain telah berhasil dilakukan dan domain tersebut telah tercatat di dalam sistem, Anda dapat melakukan proses verifikasi dengan cara menavigasi ke bagian dashboard utama EHCP. Pada bagian ini, silakan cari dan klik menu yang bertuliskan 'List Domain'. Menu ini akan menampilkan daftar seluruh domain yang saat ini telah terdaftar dalam sistem, sehingga Anda dapat melihat apakah domain yang baru saja Anda tambahkan sudah muncul di dalam daftar tersebut.
26. Pada tahap ini, jika Anda mengakses menu atau bagian yang bernama List Domains, maka akan dapat melihat bahwa kedua domain yang telah di buat sebelumnya selama proses penambahan domain kini telah muncul dan tercantum di dalam daftar domain tersebut. Kehadiran domain-domain ini menandakan bahwa proses penambahan domain telah berhasil dilakukan, dan masing-masing domain telah terdaftar serta dikenali oleh sistem EHCP
27. Langkah berikutnya yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa proses penambahan domain berhasil dan telah tercatat dengan benar di sistem adalah dengan melakukan verifikasi secara langsung melalui terminal. Verifikasi ini dilakukan dengan cara masuk ke dalam direktori konfigurasi DNS, yaitu direktori
/etc/bind. Setelah berada di dalam direktori tersebut, jalankan perintah ls untuk menampilkan daftar file dan folder yang ada. Dari hasil perintah tersebut, Anda seharusnya dapat melihat keberadaan dua file zona yang sebelumnya telah dibuat, yang menandakan bahwa zona-zona tersebut telah berhasil ditambahkan ke dalam konfigurasi DNS.28. Apabila zona domain pertama dibuka menggunakan editor teks berbasis terminal seperti nano, maka akan tampak bahwa berbagai jenis record telah berhasil ditambahkan ke dalam file konfigurasi tersebut. Informasi yang terlihat mencakup berbagai entri penting, termasuk di antaranya Name Server (NS) record, yang menunjukkan bahwa proses penambahan domain telah berhasil dikonfigurasi dengan benar oleh sistem secara otomatis.
29. Hal yang sama juga berlaku untuk zona domain yang kedua, di mana apabila file konfigurasinya dibuka menggunakan teks editor seperti nano, maka akan terlihat dengan jelas bahwa seluruh record telah berhasil ditambahkan ke dalam file tersebut, termasuk di dalamnya record Name Server (NS). Ini menandakan bahwa proses penambahan entri DNS untuk domain tersebut telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan konfigurasi yang diharapkan.
30. "Langkah berikutnya adalah membuka Command Prompt pada sistem operasi yang digunakan, kemudian menjalankan perintah ping terhadap kedua domain yang sebelumnya telah ditambahkan melalui panel kontrol EHCP. Tujuan dari langkah ini adalah untuk melakukan pengujian konektivitas dan memastikan bahwa kedua domain tersebut telah terkonfigurasi dengan benar dalam sistem. Apabila hasil dari perintah ping menunjukkan adanya balasan (reply) dari masing-masing domain, maka hal tersebut menjadi indikasi bahwa proses konfigurasi dan penambahan domain pada Easy Hosting Control Panel telah berhasil dilaksanakan dengan baik.
Membuat Email EHCP:
31. Langkah berikutnya dalam proses pengujian sistem adalah melakukan percobaan dengan menambahkan sebuah akun email yang dikaitkan langsung dengan domain pertama yang telah dibuat sebelumnya. Untuk memulai proses ini, terlebih dahulu perlu dilakukan pemilihan domain yang dimaksud dengan cara mengklik nama domain tersebut pada bagian List Domain yang terdapat di dalam panel administrasi EHCP. Setelah domain berhasil dipilih, tahap selanjutnya adalah menambahkan akun email melalui menu yang tersedia. Akun email yang telah dibuat nantinya akan digunakan untuk menguji fungsi layanan email berbasis web, yang dalam hal ini akan diakses melalui aplikasi webmail bernama SquirrelMail, guna memastikan bahwa sistem email berjalan dengan baik dan siap digunakan.
32. Pada tahapan ini, langkah yang perlu dilakukan adalah memilih opsi Add Email Address yang tersedia pada panel kontrol EHCP. Opsi ini digunakan untuk menambahkan akun email baru yang nantinya dapat digunakan oleh klien. Dengan memilih fitur tersebut, sistem akan membuka formulir isian untuk memasukkan detail akun email seperti nama pengguna, domain yang digunakan, serta kata sandi yang diinginkan. Penambahan akun email ini merupakan bagian penting dalam proses pengelolaan layanan hosting berbasis web.
33. Pada tahap berikutnya dalam proses konfigurasi, isikan kolom yang tersedia dengan informasi yang diperlukan, yaitu nama pengguna (username), kata sandi (password), serta subjek untuk fitur balasan otomatis (autoreply subject). Semua data tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing pengguna sistem. Setelah seluruh informasi diisi dengan benar dan lengkap, langkah selanjutnya adalah menekan tombol Submit untuk menyimpan konfigurasi yang telah dilakukan, sehingga sistem dapat memproses dan menerapkan pengaturan yang baru saja dimasukkan.
34. Apabila proses penambahan akun email untuk klien berhasil dilakukan tanpa kendala, maka sistem secara otomatis akan menampilkan sebuah pesan notifikasi yang berbunyi 'Operation Completed Successfully!'. Pesan ini merupakan indikator bahwa seluruh tahapan dalam proses pembuatan akun email telah selesai dilaksanakan dengan benar dan sistem telah mencatat perubahan tersebut ke dalam konfigurasi.
35. Langkah berikutnya dalam proses pengujian layanan adalah mengakses layanan email berbasis web melalui aplikasi SquirrelMail. Akses ini dapat dilakukan dengan cara mengklik bagian atau tautan bertuliskan 'SquirrelMail' yang tersedia pada halaman utama dashboard EHCP. Melalui langkah ini, akan terbuka antarmuka webmail yang memungkinkan pengguna untuk mengirim, menerima, dan mengelola email secara langsung melalui browser.
36. Pada bagian tampilan login SquirrelMail, silakan isi kolom yang tersedia dengan nama pengguna (username) serta kata sandi (password) yang telah dibuat sebelumnya selama proses pembuatan akun email. Setelah memastikan bahwa informasi yang dimasukkan telah sesuai, langkah berikutnya adalah menekan atau mengklik tombol 'Login' untuk masuk ke dalam antarmuka webmail dan mulai mengakses layanan email yang telah disediakan.
37. Setelah berhasil masuk ke halaman utama antarmuka SquirrelMail, langkah berikutnya yang perlu dilakukan untuk menguji fungsi pengiriman email adalah dengan memilih opsi Compose. Opsi ini digunakan untuk mulai menyusun dan mengirimkan pesan elektronik kepada pengguna lain yang telah terdaftar dalam sistem. Fitur Compose memungkinkan penulisan subjek, isi pesan, serta menentukan alamat tujuan dari email yang akan dikirim.
38. Langkah berikutnya yang perlu dilakukan setelah proses penambahan domain selesai adalah melakukan pengujian fitur pengiriman pesan antar pengguna. Dalam tahap ini, sistem digunakan untuk mengirimkan sebuah pesan ke pengguna kedua yang telah terdaftar sebelumnya. Setelah menentukan penerima pesan, isikan bagian subject atau subjek dengan judul pesan yang sesuai, kemudian lanjutkan dengan menuliskan isi pesan yang bertujuan sebagai uji coba pengiriman. Jika seluruh bagian telah terisi dengan benar, tekan tombol Send untuk mengirimkan pesan tersebut melalui sistem.
39. Setelah tahap sebelumnya selesai dilakukan, langkah berikutnya adalah keluar dari sesi login pengguna pertama dengan melakukan proses sign out dari akun tersebut. Setelah berhasil keluar, lanjutkan dengan melakukan proses login kembali ke dalam sistem melalui halaman login SquirrelMail, kali ini menggunakan akun atau kredensial milik pengguna kedua yang telah dikonfigurasi sebelumnya selama proses instalasi atau pengelolaan akun.
40. Pada bagian ini dapat diamati bahwa pesan yang dikirimkan oleh pengguna pertama berhasil terkirim dan ditampilkan pada kotak masuk (inbox) milik pengguna kedua. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengiriman email telah berfungsi dengan baik, di mana komunikasi antar pengguna dalam lingkungan server dapat dilakukan secara efektif dan tanpa hambatan.
Membuat domain dengan wordpress:
41. selanjutnya dilakukan percobaan untuk melakukan proses instalasi platform WordPress pada salah satu domain yang tersedia. Untuk mendukung proses tersebut, terlebih dahulu perlu dilakukan penambahan satu domain baru ke dalam sistem. Penambahan domain ini dapat dilakukan dengan memilih opsi 'Easy Add Domain' yang tersedia di dalam panel kontrol EHCP. Opsi ini memungkinkan penambahan domain secara cepat dan sederhana tanpa perlu melakukan konfigurasi lanjutan secara manual.
42. Langkah selanjutnya setelah memilih opsi penambahan domain adalah mengisi kolom yang tersedia dengan nama domain yang ingin digunakan, disertai dengan kata sandi sesuai preferensi yang diinginkan untuk konfigurasi terkait. Pastikan penulisan nama domain sudah benar dan kata sandi memiliki tingkat keamanan yang memadai. Setelah seluruh informasi yang dibutuhkan telah dilengkapi dengan benar, tekan tombol 'Submit' yang tersedia untuk memproses dan menambahkan domain baru ke dalam sistem secara otomatis.
43. Langkah berikutnya dalam proses konfigurasi layanan adalah melakukan penambahan sebuah database yang nantinya akan digunakan sebagai basis data untuk instalasi WordPress. Untuk melaksanakan tahapan ini, silakan memilih opsi bertuliskan 'Add MySQL Database & User' yang tersedia pada panel pengelolaan EHCP. Opsi ini memungkinkan pembuatan database MySQL beserta pengguna (user) yang memiliki hak akses terhadap database tersebut, yang selanjutnya akan digunakan oleh sistem WordPress guna menyimpan berbagai data penting seperti konten, konfigurasi, serta informasi pengguna.
44. Setelah seluruh tahapan sebelumnya dilakukan dengan benar, langkah berikutnya adalah memberikan nama untuk database yang akan digunakan, yang dapat diisikan pada kolom bertanda 'dbname'. Setelah menentukan nama database tersebut, isikan juga informasi berupa username serta password yang akan digunakan sebagai kredensial untuk database yang akan dibuat khusus untuk keperluan instalasi dan operasional WordPress. Jika seluruh kolom telah diisi dengan lengkap dan benar, klik tombol Submit guna memproses dan membuat database baru secara otomatis melalui panel yang tersedia.
45. Setelah proses pembuatan database selesai dilakukan, langkah selanjutnya yang perlu dikerjakan adalah mengunduh paket instalasi WordPress dari sumber resminya. Pengunduhan ini bertujuan untuk memperoleh seluruh berkas sistem yang diperlukan agar WordPress dapat diinstal dan dijalankan di dalam lingkungan server yang telah dikonfigurasi sebelumnya. Untuk download dapat di unduh pada web: Download – WordPress.org .
46. Setelah proses pengunduhan file arsip WordPress dalam format RAR selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah mengekstrak file tersebut. Proses ekstraksi ini bertujuan untuk menguraikan isi dari file arsip menjadi sebuah direktori yang berisi struktur dan komponen file WordPress secara lengkap, sehingga dapat digunakan dan diakses oleh sistem web server untuk keperluan instalasi dan pengelolaan situs.
46. Langkah selanjutnya dilakukan melalui aplikasi WinSCP, yaitu dengan mengarahkan jalur atau path direktori ke lokasi berikut: /var/www/vhosts/domain 1 yang dibuat/domain 2 yang di buat/httpdocs/ Setelah berhasil masuk ke direktori tersebut, seluruh isi file atau folder yang berada di dalam direktori httpdocs tersebut perlu dihapus. Penghapusan ini bertujuan untuk membersihkan direktori agar dapat digunakan sebagai ruang kosong sebelum diisi dengan file atau konten website yang baru.
47. Langkah selanjutnya dalam proses instalasi WordPress adalah dengan mengunggah seluruh file yang terdapat di dalam direktori instalasi WordPress ke dalam direktori tujuan yang sesuai dengan path domain yang telah dibuat sebelumnya. Proses pengunggahan ini bertujuan agar seluruh berkas dan struktur file WordPress tersedia secara lengkap pada direktori domain tersebut, sehingga sistem dapat menjalankan instalasi WordPress secara langsung melalui browser setelah semua file berhasil dipindahkan.
48. Setelah seluruh file berhasil diunggah ke dalam direktori tujuan, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah melakukan penyesuaian konfigurasi pada berkas
wp-config.php, agar pengaturannya sesuai dengan detail database yang telah dibuat pada tahap sebelumnya. Untuk memulai proses ini, klik opsi Edit yang tersedia untuk membuka dan mengubah isi dari berkas wp-config.php. Fokuskan perubahan pada bagian parameter yang berhubungan langsung dengan koneksi basis data, yaitu DB_NAME, DB_USER, dan DB_PASSWORD. Pastikan setiap nilai yang dimasukkan sesuai dengan nama database, nama pengguna database, serta kata sandi database yang telah dibuat sebelumnya, guna memastikan koneksi dapat berjalan dengan baik. Setelah seluruh penyesuaian selesai dilakukan, jangan lupa untuk menyimpan perubahan yang telah diterapkan agar konfigurasi tersebut dapat berlaku secara efektif.49. Setelah proses penambahan domain selesai dan sistem siap digunakan, maka pada tahap berikutnya akan ditampilkan tampilan awal dari proses instalasi WordPress. Pada bagian ini, proses setup instalasi WordPress harus diselesaikan hingga tuntas. Setiap langkah dalam pengaturan tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan, dan preferensi pengguna masing-masing, seperti menentukan judul situs, memilih nama pengguna untuk login, serta mengatur kata sandi dan alamat surel yang diperlukan untuk administrasi situs.
50. Kemudian login pada wordpress menggunakan username yang sudah di buat dan masukkan password yang sudah di buat juga sebelumnya, jika sudah klik login untuk masuk ke dalam beranda wordpress.
51. Setelah seluruh tahapan dalam proses penyiapan dan instalasi WordPress berhasil diselesaikan dengan baik, maka sistem akan secara otomatis menampilkan halaman antarmuka awal dari WordPress. Tampilan ini menandakan bahwa instalasi telah berhasil dilakukan dan WordPress telah siap digunakan untuk pengelolaan konten website maupun keperluan administrasi lainnya.
THANK YOU.